SELAMATKAN BUMI

Tidak ada suatu kegiatan apapun yang mengingatkan ketergantungan hidup manusia pada lapisan ozon. Padahal banyak masyarakat umum yang tidak mengetahui bahwa penipisan lapisan ozon terus berjalan dan sudah berada di luar batas toleransi lagi. Ibarat makhluk hidup, bumi secara perlahan segera akan hancur lebih dini. Pemakaian zat-zat kimiawi seperti gas karbondioksida dan maraknya “Rumah kaca” asap pabrik, serta pembalakkan hutan secara besar-besaran adalah bagian dari perusakan ekologi lingkungan. Bentuk-bentuk yang berakibat terjadinya pemanasan global yang memiliki konstribusi besar dalam penipisan lapisan ozon.
Cara hidup manusia yang ingin efisien ternyata malah merusak lingkungan kita, seperti penemuan teknologi baru seperti AC dan kulkas (refigenerator) yang mengandung “ Freon atau CFC ” yang dapat membuat lapisan ozon semakin tipis. Jika lapisan ozon semakin tipis maka panas matahari yang seharusnya dilindungi oleh lapian ozon akan masuk ke bumi sehingga terjadi “ Global Warming”selain itu, juga dapat menyebabkan banyak penyakit seperti kanker kulit, katarak, dan pelemahan sistem daya tahan tubuh. Jika kita tidak peduli terhadap lingkungan kita mungkin bumi kita tidak akan berumur lama lagi.
Pakar ekologi dari Universitas Cornnel, David Pimentel memperkirakan dalam setiap tahunnya sekitar 62 juta kematian atau 40 persen dari total kematian di dunia saat ini disebabkan oleh faktor kerusakan lingkungan hidup. Mungkin salah satu penyebabnya adalah menipisnya lapisan ozon, ketika bencana akibat meluasnya lapisan ozon terjadi, hal ini tidak hanya menghancurkan infrakstruktur, tetapi juga dapat menghancurkan kehidupan manusia bahkan seluruh makhluk hidup di bumi tinggal menunggu waktu saja.
Sebaiknya pemerintah membuat kebijakan untuk mengurangi kerusakan lingkungan yang juga akan mengakibatkan semakin menipisnya lapisan ozon, kita harus berusaha agar bumi kita dapat bertahan lebih lama lagi. Progam yang bisa dijalankan salah satunya adalah dengan reboisasi karena hutan di Indonesia ini sudah banyak yang gundul, atau bisa juga menerapkan sistem 3R.
Jika manusia mengerti pentingnya menjaga keseimbangan lingungan pasti mereka akan mengubah cara hidup mereka sedikit demi sedikit. Karena yang menentukan umur bumi kita adalah manusia itu sendiri. Mungkin kita dapat menemukan inovasi baru untuk menjaga keseimbangan lingkungan. Bumi kita saat ini membutuhkan perhatian kita agar dapat bertahan lebih lama lagi.
Sumber dari : Buku B. Indonesia kelas XI

Tidak ada komentar:
Posting Komentar